Karakteristik Teknis:
Daya Output | : | up to 150.000 kW |
Kecepatan | : | 3.600 up to 150 rpm |
Frame | : | 132 up to 450 |
Tegangan | : | up to 13.800 V |
Frekuensi | : | 50 or 60 Hz |
Sistem Pendinginan | : | IC01 (IP23 to IP24), IC611 (IP54 to IP65), IC81W (IP54 to IP65) |
Kelas Insulasi | : | F |
Kenaikan Suhu | : | B (80K) |
Suhu Lingkungan | : | -20˚ C to +40˚ C at 1000m.a.s.l. |
Frame Material | : | Cast iron or Welded steel |
Thermal Tingkat Proteksi | : | RTD PT100 two per phase and one per bearing |
Construction | : | Horizontal / Vertical |
Standar | : | IEC / NEMA |
Lokasi Manufaktur | : | WEG Motors (Brazil) |
Jenis Eksitasi: |
Motor sinkron membutuhkan sumber arus searah untuk memasok daya yang diperlukan ke field winding (belitan rotor), yang biasanya disediakan oleh eksiter brushless berputar atau oleh slip ring dan brush (eksiter statis). |
Eksiter statis (dengan brush): |
Motor sinkron dengan eksiter statis dirancang dengan slip ring dan brush yang memungkinkan pasokan arus mencapai kutub rotor melalui kontak geser. Arus searah harus berasal dari kontroler dan konverter statis AC/DC yang berada di luar motor. Motor sinkron dengan eksiter statis lebih sering digunakan pada aplikasi kecepatan variabel dengan operasi frequency drive atau pada aplikasi yang membutuhkan respons dinamis sistem yang sangat cepat. |
Motor sinkron dengan sistem eksitasi brushless memiliki eksiter berputar, biasanya berada di kompartemen bagian belakang motor. Tergantung operasi motor, eksiter terdiri dari: Eksiter dengan pasokan arus searah pada stator Eksiter dengan pasokan arus bolak-balik pada stator Rotor eksiter memasok daya yang diperlukan ke belitan eksitasi motor melalui jembatan penyearah tiga fasa yang berputar. |

